In Brand Story

2012, Kiamat atau Peluang ?


















Pesta tahun baru telah usai. Melepas jejak silam 2011 dan menancapkan langkah baru pada era yang baru. Banyak prediksi sensasional bahkan kontroversial mengenai tahun yang akan kita jalani. Mulai dari ramalan kiamat (hari akhir) hingga prediksi trend bisnis dan fashion mewarnai perencanaan yang telah kita buat di tahun sebelumnya.


Dari dunia fashion, Hijab, diprediksi akan menjadi salah satu trend fashion yang akan mewarnai fashion muslim pada tahun 2012. Bagaimana dengan dunia bisnis?

Banyaknya pelaku startup yang bermunculan pada 2011, bagaikan buih di lautan. Ragam konsep digital pun ramai menanjak ke permukaan, namun apakah semuanya sustainable?  Apakah semuanya bisa survive? Berapa banyak investasi dikorbankan tanpa suatu hal yang tampak manis namun tak pasti?

Menurut review pada Kompas Tekno Desember 2011 lalu, dunia bisnis digital 2012 akan diwarnai 5 “area basah”. 


Setidaknya ada lima hal yang sedang berkembang dalam industri startup saat ini. Inilah peluang pengusaha digital untuk mengembangkannya menjadi bisnis kompetitif di tahun 2012. 


1. Local Mobile Content
Dengan pertumbuhan jumlah pengguna Internet mobile, startup yang mampu mengembangkan mobile konten yang menarik akan dilirik oleh pasar lokal.

2. Location Based, NFC, AR Technology
Aplikasi atau jejaring sosial berbasis lokasi (location based) akan menjadi tren di tahun 2012. Selain itu, teknologi NFC (Near Field Communication), serta Augmented Reality (AR) Technology akan menjadi tren. Dua teknologi ini bukan teknologi baru, namun masih belum banyak dimanfaatkan untuk pengembangan startup. Tahun 2012 akan jadi peluang yang menjanjikan jika dua teknologi ini bisa dikembangkan.

3. Game dan Music
Berinvestasi dalam industri game dan musik akan menjadi tren karena dua hiburan ini sangat digemari oleh masyarakat Indonesia. Rama memprediksi industri game Indonesia akan sangat berkembang di tahun 2012 jika dikelola dengan bisnis model yang tepat.

4. User Generated Content 
Karakter orang Indonesia yang menyukai komunikasi dan berjejaring akan membuat startup yang bergerak dalam user generated content bisa berkembang. 

5. Travel
Industri travel akan berkembang di tahun 2012 karena kenyataan bahwa masyarakat menengah di Indonesia mulai bertambah dan mulai senang melakukan perjalanan ke luar kota. Ini menjadi ladang yang seharusnya bisa dieksplorasi.

Secara umum, industri telekomunikasi akan menjadi penggerak tumbuhnya startup lokal. Selain itu, inkubator juga akan semakin banyak karena investor yang datang dari negara lain ingin agar bisnis startup yang mereka rangkul memiliki kompetisi yang memadai.

Berbicara mengenai lifestyle, tentu tidak terlepas dari satu hal, yakni gadget. Berdasarkan penelitian yang dilakukan oleh BlueBird Group, 51% masyarakat Jakarta menggunakan gadget untuk terhubung dengan internet, penggunaan internet utamanya didominasi untuk mengakses mobile content, antara lain hiburan ( 36% ), dan gaya hidup ( 32% ). Menurut tempointeraktif, pertumbuhannya pun diperkirakan mencapai 30% dalam kurun waktu 5 hingga 10 tahun mendatang.

Dengan 7.200 pengguna iPhone dan 82.500 pengguna Android di Jakarta, BlueBirdGroup mengambil sebuah peluang besar sebagai salah satu strategi bisnisnya. Yakni dengan me launch aplikasi mobile, yang kini bisa di akses melalui Mobile Web BlueBird.




















Foto: BlueBirdGroup saat launching mobile application, 7 Desember 2011 lalu.

Aplikasi yang diluncurkan ini dilengkapi dengan alat bantu GPS Navigator, dan system pemesanan via internet. Aplikasi yang memiliki basis platform pada BlackBerry, Android dan iPhone ini telah diluncurkan sejak 7 Desember 2011 lalu, dengan tema peluncurannya "Life is so easy".

BlueBird, hanya salah satu dari sekian banyak brand besar yang mampu melihat dan memanfaatkan peluang bisnis berdasarkan prediksi logis dan objektif. Riset di lapangan pun membantu para pebisnis untuk mengeluarkan produk yang sesuai dengan daya minat masyarakat saat ini.

Keberadaan teknologi dan akses internet yang semakin mudah tak dipungkiri membuka ‘keran’ bisnis menjanjikan bagi pebisnis yang lihai memanfaatkan peluang. Di sisi lain, tak semua pebisnis pandai memanfaatkan peluang yang ada. Maraknya campaign social media pun menjadi lahan rebutan para pebisnis dan pelaku startup, saying, sebagian besar memasuki lahan tempur tanpa mengenal seberapa landai lahan tersebut untuk dimanfaatkan potensinya.

Jangan sampai ‘lahan’ bisnis yang seharusnya ‘subur’ kemudian menjadi bumerang bagi pelakunya sehingga berubah dalam sekejap menjadi ‘lahan kiamat’ terhadap bisnis yang sedang dijalankan.

First Think First, is important. But, think first before action are the most urgently thing you should do in business.




Related Articles

7 komentar:

  1. hhm~ membuat saya penasaran apakah yang akan oleh Blue Bird di masa mendatang. :)

    BalasHapus
  2. Mantap! ane suka quotes terakhirnya gan, Sukses terus ya ^^

    BalasHapus
  3. ahaha terimakasih cindy, penasaran yaa haha tunggu tanggal mainnya ^^ #eh

    BalasHapus
  4. ini kunjungan balik saya... terima kasih sudah berkunjung ke blog saya,.. blognya keren bung,.. mantapppp

    BalasHapus
  5. eh, follow back blog saya yah,.. mari komunikasi melalui blog,..

    BalasHapus
  6. menurut aku si peluang, kan kita masih di beri kesempatan untuk hidup, memperbaiki kesalahan yang telah kita lakukan sebelumnya, dan mendapatkan apa yang kita belum dapatkan di tahun ini.. :)

    BalasHapus
  7. wuaaaah.. manteb, nulis terus yaaaa....

    BalasHapus